Online Reputation Management Adalah Keharusan
Posted in Online Reputation Management by Mada Azhari
Siapapun…baik secara personal atau organisasi pasti peduli dengan reputasi.
Di tingkat personal, memiliki reputasi yang negatif dapat berarti terpisah dari “kerumunan” atau menjadi penyendiri, sedangkan untuk bisnis atau sebuah brand, reputasi yang negatif dapat berarti hilangnya kepercayaan terhadap suatu produk (barang/jasa), hilangnya pelanggan, selanjutnya adalah berkurangnya omzet.
Sebelum adanya media internet dan sosial media informasi dapat diatur dan berjalan perlahan, tetapi dengan meningkatnya popularitas blog dan jejaring sosial (social media), informasi sangat sulit diatur dan luar biasa berkembang pesat. Siapapun menjadi bagian dari informasi. Bahkan dalam banyak kasus, tidak dapat dipungkiri netizen (orang-orang online) semakin mempengaruhi masyarakat offline untuk sadar akan informasi yang berkembang.
Rumor, gosip, cemoohan dari pelanggan sudah pasti dapat sangat merusak reputasi brand. Kompetisi meningkat karena ingin reputasinya terus baik kadang membuat seorang Public Relations sebuah organisasi justru malah reaktif dan bukannya proaktif ketika berhadapan dengan pelanggan mereka yang tidak puas, ambilah contoh kasus Prita Vs RS.Omni, yang terus berbuntut panjang.
Nah apa yang terjadi jika kita (pemilik brand) belum/tidak sadar dengan informasi yang tengah berkembang di dunia online ?
Oleh karena itulah, menurut saya manajemen reputasi yang dilakukan secara online (online reputation manajement) adalah sebuah keharusan.
Ada lima kunci untuk manajemen reputasi online (online reputation management) yang perlu diketahui kita ketahui, antara lain :
1. Monitor Kehadiraan Kita di Dunia Online
Konsumen/pelanggan tentu menggunakan mesin pencarian (search engine) untuk menemukan informasi. Ketika mereka melakukan pencarian dengan sebuah kata kunci (keywords) dengan harapan menemukan informasi mengenai organisasi atau merek kita, tentu kita ingin memastikan bahwa website kita ada di posisi terbaik dan tinggi di hasil pencarian.
Namun tidak sampai disitu saja, informasi yang ada dan berkembang pun harus pula mendukung dan positif. Kita perlu tahu apa yang dikatakan dan siapa yang sedang berkata tentang merek kita secara online. Cara mudah untuk melakukan ini adalah melalui perangkat seperti Google Insight dan Google Alerts untuk melihat seberapa brand Anda eksis di dunia online dari Google.
2. Analisa Kehadiran dalam Hasil Pencarian (Search Engine)
Hasil mesin pencari selalu update secara teratur. Dengan peningkatan konten tentu menghasilkan atmosfer hasil pencarian sehingga tidak jarang untuk artikel dari sebuah blog atau social media yang negatif dapat muncul di halaman pertama pada hasil pencarian organik. Ini tentu merugikan dan membahayakan untuk sebuah brand bukan ? Apalagi Indonesia sebagai negara urutan ke-13 di dunia untuk penetrasi internet tentu potensi efek domino yang dapat terjadi cukup besar.
3. Kontrol Reputasi Online dengan Optimalisasi
Mengoptimalkan situs kita sebaiknya dilakukan dengan 2 (dua) cara : Anorganik (Search Engine Marketing) dan Organik (Search Engine Optimization), sehingga kita pun dapat mendominasi hasil pencarian dengan diwakili kata kunci tertentu.
Lakukan optimalisasi situs utama, mikrosite, sub-domain, blog korporat, press release, serta social media.
4. Kontrol Reputasi Online dengan Partisipasi
Jadilah aktif dan berinteraksilah dalam jejaring sosial, forum, blog, konsumen review / situs pendapat yang relevan dan sejenisnya. Di balik media-media tersebut adalah netizen (orang-orang online), mereka adalah para influencer yang memberikan informasi baik atau buruk tentang brand dan organisasi kita. Merekalah yang akan mendrive marketing sekaligus sales untuk produk kita.
Semakin baik testimoni dari netizen, tentu semakin baik reputasi brand kita, semakin tinggi tingkat kepercayaan semakin besar potensi produk kita dibeli (sales menigkat).
5. Lakukan Secara Berkesinambungan
Manajemen reputasi online (online reputation management) hanya bekerja jika dilakukan secara terus menerus, proaktif dan interaktif. Semakin kita paham mengenai persepsi konsumen/pelanggan tentang merek dan organisasi kita, semakin kita tahu cara terbaik memperlakukan mereka. Ini adalah salah satu cara terbaik untuk memanage reputasi online Anda.
Online Reputation Management tentu dapat menjamin keberhasilan yang berkelanjutan bagi personal maupun organisasi.
Pertanyaan yang timbul kemudian adalah “Apa perusahaan anda sudah melakukan Online Reputation Management ? ”
Follow Us on Twitter : www.twitter.com/inventco
Mada Azhari
Digital Strategist
People who looked at this item also looked at…
- Mengukur Kesiapan Brand Untuk Eksis Social Media
- Update Social Technographics: Tweetroes itu Conversationalist
- Etika ber-Twitter : Konfik MarioTeguh MTGW Antara Pernyataan dan Diskusi
- Email Newsletter : Perangkat Meningkatkan Trafik dan Penjualan
- Kerahasiaan Pribadi di Era Social Media, Haruskah Dijaga?
Related items
This website uses IntenseDebate comments, but they are not currently loaded because either your browser doesn't support JavaScript, or they didn't load fast enough.
Subscribe
Follow Us on Twitter
- RT @ArhamHaryadi: Ingin iklan anda diperhatikan saat muncul di TV ? aktiviasi dulu di social media 2 days ago
-
Recent Journals
Categories
-
RECENT COMMENTS
- @ArhamHaryadi on Etika ber-Twitter : Konfik MarioTeguh MTGW Antara Pernyataan dan Diskusi
- duno on Etika ber-Twitter : Konfik MarioTeguh MTGW Antara Pernyataan dan Diskusi
- arham on Mengukur Kesiapan Brand Untuk Eksis Social Media
- bee on Mengukur Kesiapan Brand Untuk Eksis Social Media
- Ad on Appreciation Lunch with Hermawan Kartajaya


Place your comment